Menteri Rini: Keuntungan Dari BUMN Private Investment Fund

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno membeberkan maksud tujuan pembentukan BUMN Private Investment Fund. Menurut Rini, BUMN Fund dibentuk agar bisa memberi manfaat untuk membeli produk-produk pasar modal.

Keberadaan BUMN Fund juga dirasa dapat memberikan dukungan terhadap proyek infrastruktur yang belum berstatus brown field, atau masih green field. Proyek infrastruktur brown field sendiri adalah proyek lanjutan dari pembangunan yang sudah ada, sedangkan proyek infrastruktur green field merupakan proyek yang pembangunannya baru dimulai.

Rini menjelaskan, tujuan utama dari dibuatnya BUMN Fund adalah untuk memperkuat pasar modal dalam negeri, serta mengangkat nilai tukar Rupiah yang kian melemah akibat penguatan USD.

“Yang paling utama memang untuk menguatkan pasar modal. Sekarang kan USD sedang menguat, sementara Rupiah melemah. Tapi kalau dilihat, fundamental ekonomi Indonesia itu sebetulnya sangat bagus, jadi tidak semestinya turun,” jelasnya di Jakarta, Minggu (1/4).

Dalam pandangan Menteri Rini, BUMN Fund ini dapat menstabilkan pasar modal di Indonesia, sehingga bisa melakukan kegiatan seperti membeli saham hingga membeli obligasi yang sedang turun.

Sebelumnya, Kementerian BUMN telah melakukan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) guna membentuk BUMN Fund atau pendanaan infrastruktur.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Rini pun turut berbicara soal peluang PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) menjadi subholding gas dari PT Pertamina (Persero). Dengan demikian, PGN bakal memiliki wewenang penuh untuk mengelola PT Pertamina Gas (Pertagas) sehingga bisa mengoptimalkan potensi bisnis di sektor gas.

“Masih dalam proses, kita selesaikan dulu. Alhamdulillah sudah ditandatangani Menteri Keuangan (Sri Mulyani Indrawati) untuk PGN diputuskan masuk ke Pertamina,” tukas dia.

Reporter:Maulandy Rizky Bayu Kencana

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *